MAIN HATI : PART 2

 PART 2

Perempuan itu perlahan membalikkan tubuhnya yang sedari tadi berdiam mematung.

"Hah... Mba Laras?"

Raka langsung terkejut. Wajahnya seketika berubah ketika menyadari siapa perempuan yang sejak tadi dia belai-belai rambutnya, dia cium-cium lehernya sampai merah, dia remas-remas payudaranya sampai lobang kenikmatan nya mengeluarkan air lendir, sampai dia buka cela dalam dan baju tidur yang di pakai nya itu.


Laras.

Perempuan itu ternyata adalah kakak dari istrinya sendiri—sekaligus kakak iparnya.

"Mba... Laras?" Raka kembali memastikan dengan suara terbata.

Laras hanya terdiam menatap Raka. Suasana yang semula terasa santai mendadak berubah menjadi canggung.

BACA JUGA : MAIN HATI PART 1

Raka mundur selangkah. Ia benar-benar tidak menyangka bahwa orang yang sejak tadi bersamanya ternyata adalah Laras, kakak dari istrinya.

Laras perlahan menarik celana dalam yang sudah Raka turunkan.

Laras kemudian merapikan dan kembali mengenakan pakaiannya. Setelah selesai, ia menatap Raka dengan ekspresi yang sulit ditebak.

Sudut bibirnya terangkat membentuk senyum tipis. Ia bahkan sempat menggigit bibir bawahnya sedikit, membuat Raka semakin salah tingkah.

BACA JUGA : MAIN HATI PART 3

"Mba Laras..." ucap Raka pelan.

Laras hanya tersenyum, lalu mengalihkan pandangannya sejenak.

"Kenapa? Kok malah diam?" tanyanya dengan nada menggoda.

Raka tidak langsung menjawab. Ia masih berusaha memahami situasi yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

"Mba, aku minta maaf..." ujar Raka dengan suara terbata-bata sambil menundukkan kepalanya karena malu. "Aku kira Mba itu Sinta. Sinta nggak bilang kalau Mba ada di rumah kita."

ANTARA ISTRI, MERTUA DAN IPAR PART 1

Laras memandang Raka beberapa saat, lalu menghela napas pelan.

"Jadi kamu benar-benar nggak tahu kalau aku datang?" tanyanya.

Raka menggeleng cepat.

"Nggak, Mba. Aku sama sekali nggak tahu."

Raka semakin salah tingkah. Ia masih merasa malu karena telah salah mengira orang yang ada di hadapannya.

"Maafin aku, Mba Laras. Aku benar-benar nggak bermaksud membuat keadaan jadi seperti ini."

Laras hanya tersenyum tipis.

"Sudahlah, Raka. Mba mengerti kamu memang nggak tahu. Lagian Mba juga menikmati ko, sudah lama Mba tidak merasakan gairah yang begitu membara ini "

Raka mengangguk pelan, meskipun wajahnya masih terlihat canggung.

BACA JUGA : AKIBAT KELAMAAN MENJADA PART 1

Raka pun segera pergi menuju kamar dengan langkah tergesa-gesa. Ia ingin segera menemui istrinya, Sinta, untuk menanyakan mengapa dirinya tidak diberi tahu bahwa Laras sedang berada di rumah.

Sesampainya di depan kamar, Raka menarik napas panjang sebelum membuka pintu.

"Sayang..." panggilnya.

Ia berharap istrinya bisa memberikan penjelasan atas kejadian yang baru saja membuatnya begitu malu dan canggung.

Sesampainya dikamar, Raka disambut oleh istrinya tercinta, sudah lengkap menggunakan lingeri seksi berwarna Merah menerawang bentuk tubuhnya yang indah kesukaanya, dengan aroma kamar wangi vanila yang tidak asing lagi baginya, karena aroma itu dapat meningkatkan gairah seksual Raka.

BACA JUGA : ANTARA ISTRI, MERTUA DAN IPAR PART 5

Sinta langsung menyambut Raka dengan pelukan penuh gairah "Mas..Ayoo..sekarang aku lagi masa subur" bisik Sinta pelan membuat libido Raka semakin naik.

Tanpa basa-basi raka pun langsung menggendong Sinta ke atas kasur, dia mencium Sinta secara bringas "Awww...eummhh....uhhhh...Mas pelan pelan dong" lirih sinta yang masih menikmati amukan seksual Raka. 

Mendengar suara desahan Sinta, Laras yang masih diam di dapur pun mulai berjalan mendekati pintu kamar Raka dan Sinta, dia mengintip di balik pintu yang belum sempat Raka tutup rapat itu.

Melihat adegan Raka dengan Sinta yang sangat brutal itu, membuat libido Laras naik secara drastis, Laras mulai mengerutkan bibir, meremas remas buah dada, dan memainkan lobang kenikmatan nya, dia teringat saat Raka menggarapnya ketika di dapur tadi.

BACA EPISODE BERIKUTNYA >>>

Komentar