- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
PART 3
Clara masih terpaku memandangi Arganta yang duduk tenang di bawah pohon rindang. Pemuda itu tampak begitu serius membaca buku yang ada di tangannya, sesekali membalik halaman dengan perlahan.
Namun, tanpa Clara duga, Arganta tiba-tiba menutup bukunya.
Ia memasukkan buku tersebut ke dalam tas, kemudian berdiri dan menepuk-nepuk celananya yang sedikit terkena debu. Setelah itu, Arganta beranjak meninggalkan tempat duduknya.
Clara mengikuti gerakannya dengan pandangan. Jantungnya berdegup sedikit lebih cepat ketika Arganta berjalan mendekati tempat ia dan teman-temannya sedang berkumpul.
Baca juga : MABA POLOS INCARAN KATING CANTIK : PART 1
Arganta terus melangkah hingga akhirnya melewati Clara dan teman-temannya begitu saja.
Clara sempat menoleh, memperhatikan punggung Arganta yang semakin menjauh.
"Kenapa dia pergi begitu saja?" gumam Clara dalam hatinya.
Bella yang menyadari perubahan sikap Clara hanya tersenyum kecil.
"Clara, dari tadi kamu perhatiin Cowok itu terus. Jangan-jangan..." godanya.
Clara langsung mengalihkan pandangan.
"Apaan sih? Gue cuma kebetulan lihat."
Namun, tanpa bisa ia sembunyikan, matanya kembali mengikuti langkah Arganta yang perlahan menghilang di antara kerumunan mahasiswa.
"Tapi kalian sadar nggak sih? Dia sama sekali nggak noleh ke Clara, njir..." ujar Shinta sambil memperhatikan Arganta yang semakin menjauh.
Bella langsung mengangguk. "Iya juga, ya. Padahal hampir setiap cowok yang lihat Clara pasti langsung terpukau. Orang Clara itu ratu kampus kita."
Clara yang mendengar ucapan mereka hanya terdiam. Entah kenapa, perkataan itu justru membuatnya semakin penasaran.
BACA JUGA : MABA POLOS INCARAN KATING CANTIK : PART 2
Selama ini, ia sudah terbiasa menjadi pusat perhatian. Banyak mahasiswa yang sengaja mencari kesempatan untuk menyapanya, bahkan sekadar berpapasan dengannya saja sering kali membuat mereka salah tingkah.
Tapi Arganta berbeda.
Pemuda itu bahkan tidak menoleh sedikit pun.
Clara memandang ke arah Arganta yang kini sudah cukup jauh.
"Memangnya... kenapa dia nggak tertarik?" gumam Clara dalam hati.
Untuk pertama kalinya, perhatian seseorang yang tidak ia dapatkan justru membuat Clara semakin ingin tahu tentang dirinya.
Arganta sudah cukup jauh meninggalkan tempat itu. Sosoknya bahkan mulai menghilang di antara kerumunan mahasiswa yang berlalu-lalang.
BACA JUGA : MAIN HATI : PART 1
Namun, entah mengapa, aroma khas yang ditinggalkannya masih terasa di udara.
Clara yang duduk di sana tiba-tiba menarik napas pelan. Aroma parfum yang lembut dan khas itu masih bisa tercium oleh dirinya.
"Eh..." Clara bergumam pelan.
Salah satu temannya juga menyadari hal yang sama. Ia mengangkat alis sambil tersenyum.
"Parfumnya Cowok itu masih kecium, ya?"
Teman mereka yang lain ikut mengangguk. "Iya. Wanginya ternyata enak juga."
Clara hanya diam. Pandangannya masih tertuju pada arah Arganta pergi.
Aroma itu seolah menjadi jejak terakhir dari kehadiran pemuda tersebut. Anehnya, Clara justru semakin penasaran.
BACA JUGA : ANTARA ISTRI, MERTUA DAN IPAR : PART 1
"Orang itu sebenarnya siapa, sih?" pikir Clara.
Untuk pertama kalinya, seorang cowok yang bahkan tidak menoleh kepadanya justru berhasil membuat rasa ingin tahunya terusik.
"Eh, Bel, lo punya sepupu yang baru masuk kuliah di sini, kan? Coba lo tanyain siapa cowok tadi. Siapa tahu sepupu lo tahu," kata Clara kepada Bella.
"Okay, Clar. Gue coba WhatsApp dulu sepupu gue," jawab Bella.
Bella segera mengambil ponselnya. Ia membuka galeri dan menemukan sebuah foto yang sempat ia ambil ketika Arganta berjalan melewati mereka. Foto itu tidak terlalu jelas, tetapi wajah Arganta masih cukup terlihat.
Bella kemudian mengirimkan foto tersebut kepada sepupunya.
Bella: "Bas, lo kenal cowok ini nggak?"
Tak lama kemudian, pesan Bella mendapat balasan.
Baskara: "Lah, kenal banget. Itu Arganta."
Bella langsung mengernyitkan dahi.
Bella: "Serius? Lo kenal?"
Baskara: "Ya iyalah. Dia teman sekaligus sahabat gue. Kita satu kamar di kost an."
Bella terdiam sejenak membaca pesan tersebut. Ia kemudian menatap Clara dan teman-temannya dengan ekspresi penuh keterkejutan.
BACA JUGA : CINTA YANG TAK SEHARUSNYA TERHJADI : PART 1
"Bel, kenapa?" tanya Clara penasaran.
Bella mengangkat ponselnya.
"Namanya Arganta. Sepupu gue kenal sama dia."
Mata Clara langsung tertuju pada layar ponsel Bella.
"Serius?"
"Iya. Bahkan kata sepupu gue, Arganta itu sahabatnya. Mereka juga sekamar kost an yang sama."
Clara kembali terdiam.
BACA JUGA : DIHAMILI OLEH KAKA IPARKU SENDIRI : PART 1
Jadi, akhirnya ia mendapatkan nama cowok yang sejak tadi membuat rasa penasarannya muncul.
Arganta.
Entah kenapa, nama itu langsung terngiang di kepalanya.
BACA EPISODE SELANJUTNYA >>>
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar